Kunjungan Manunggal Fair Kulon Progo Tahun 2026

WATES, 2/10/2026 - Di tengah hiruk pikuk perayaan hari jadi Kabupaten Kulon Progo, seluruh murid SMP Muhammadiyah Al Manar Pengasih melaksanakan kegiatan pembelajaran luar kelas (outing class) dengan mengunjungi perhelatan Manunggal Fair Kulon Progo Tahun 2026. Kegiatan ini barada di kawasan Alun-Alun Wates, yang menjadi pusat pameran potensi daerah serta UMKM dari seluruh pelosok Kulon Progo.
Kunjungan ini bukan sekadar wisata, melainkan sebuah agenda akademik terstruktur untuk menerapkan metode pembelajaran kontekstual. Untuk memastikan efektivitas kegiatan, para siswa dibagi menjadi tujuh kelompok. Masing-masing kelompok dibekali dengan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dirancang khusus oleh para guru pengampu. LKPD tersebut memuat daftar panduan observasi, poin-poin wawancara, serta target data yang harus dikumpulkan oleh setiap kelompok selama berada di area pameran.

Dengan didampingi oleh guru pembimbing, ketujuh kelompok tersebut mengunjungi berbagai zona pameran dengan fokus tugas yang berbeda-beda dari Stand Kapanewon agar Para siswa berinteraksi langsung dengan petugas stand dari berbagai Kapanewon untuk menggali informasi mengenai potensi unggulan wilayah, mulai dari sektor pertanian, pariwisata, hingga kebudayaan lokal yang menjadi ciri khas masing-masing daerah, Kemudian Stand Dinas & Instansi, Kelompok lain fokus mengamati stan-stan Dinas dan lembaga pemerintahan. Di sini, murid mempelajari berbagai program pembangunan daerah, layanan publik inovatif, serta capaian kinerja pemerintah dalam satu tahun terakhir, Yang terakhir Stand UMKM Kelompok ini memiliki tugas unik untuk berinteraksi dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Siswa melakukan observasi terhadap produk-produk kreatif Kulon Progo, mulai dari kerajinan tangan, hingga kuliner olahan. Mereka mewawancarai para pengusaha mengenai proses produksi, strategi pemasaran, hingga tantangan usaha yang dihadapi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan kebangsaan, meningkatkan jiwa kewirausahaan, serta menumbuhkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah kelahiran mereka. Melalui interaksi langsung dengan dunia nyata, diharapkan para siswa dapat menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan implementasinya di masyarakat.
Seluruh data dan informasi yang dikumpulkan dalam LKPD akan diolah dan disajikan oleh masing-masing kelompok dalam bentuk laporan kunjungan dan presentasi kelas pada minggu berikutnya. Kegiatan ini membuktikan bahwa pembelajaran dapat dilakukan di mana saja, menjadikan lingkungan sekitar sebagai laboratorium hidup yang kaya akan ilmu pengetahuan.